
Aceh Tamiang — Menutup akhir tahun 2025, Ruang Baik kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan mengerahkan dua unit armada bantuan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang, yang menjadi salah satu daerah dengan dampak terparah.
Dua armada tersebut terdiri dari 1 unit mobil operasional dan 1 unit ambulans, yang dikirim langsung ke lokasi bencana untuk mendukung kebutuhan darurat masyarakat. Pengiriman armada ini dilakukan bersama mitra lembaga yang turut menurunkan tim dengan berbagai keahlian teknis, seperti montir, teknisi kelistrikan, serta tenaga pendukung lapangan lainnya.
Ambulans Ruang Baik Perkuat Layanan Puskesmas
Setibanya di Aceh Tamiang, unit ambulans Ruang Baik langsung ditempatkan di salah satu Puskesmas untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak. Tidak hanya berfungsi sebagai alat evakuasi pasien, kehadiran ambulans ini juga menjadi solusi atas keterbatasan sarana kesehatan akibat bencana banjir.
Menariknya, tim relawan mitra ruang baik yang memiliki keahlian sebagai montir turut membantu memperbaiki unit ambulans milik Puskesmas yang sebelumnya rusak akibat terendam banjir. Berkat upaya tersebut, ambulans Puskesmas berhasil kembali difungsikan dan melayani masyarakat.
Setelah unit Puskesmas kembali aktif, ambulans Ruang Baik kemudian dialihkan ke Puskesmas lain, menggantikan ambulans yang rusak akibat banjir. Pola ini terus dilakukan secara bergantian, di mana tim montir relawan mengaktifkan kembali unit-unit ambulans yang mati akibat rendaman air, sementara ambulans Ruang Baik memastikan layanan kesehatan tetap berjalan tanpa jeda.
Mobil Operasional Dukung Kebutuhan Lapangan
Sementara itu, 1 unit mobil operasional Ruang Baik difungsikan untuk mendukung berbagai kebutuhan lapangan, mulai dari mobilisasi tim, distribusi logistik, hingga koordinasi bantuan di wilayah terdampak. Kehadiran mobil operasional ini menjadi tulang punggung aktivitas kemanusiaan Ruang Baik selama masa tanggap darurat. Tak hanya pada layanan kesehatan, ambulans Ruang Baik juga digunakan untuk mendampingi keluarga penyintas yang meninggal dunia, khususnya di Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Pendampingan ini menjadi bentuk kepedulian Ruang Baik agar keluarga penyintas tetap mendapatkan layanan kemanusiaan yang layak di tengah situasi duka dan bencana.
Setiap Putaran Roda Membawa Manfaat
“Alhamdulillah, setiap putaran roda dari dua unit armada ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat terdampak,” ujar perwakilan tim Ruang Baik di lokasi.
Ruang Baik menegaskan bahwa keberhasilan misi kemanusiaan ini tidak lepas dari dukungan para donatur, relawan, dan mitra lembaga yang terus membersamai langkah kebaikan.
Ke depan, Ruang Baik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mensuport gerakan kebaikan dan solidaritas kemanusiaan, agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan penyintas yang membutuhkan.





