
Hari ini menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan dakwah dan gerakan sosial Ruang Baik. Dalam semangat memperluas manfaat dan menghadirkan lebih banyak keberkahan untuk umat, tim Ruang Baik melakukan silaturahim dan audiensi bersama LAZ Kabupaten Ciamis, sebuah lembaga zakat yang telah lama menjadi bagian dari denyut kebaikan masyarakat sejak berdiri pada tahun 2010 di bawah kepemimpinan H. Asep Imad. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi menjadi awal dari ikhtiar besar untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, tim Ruang Baik disambut hangat oleh jajaran dewan pengurus yang diwakili oleh Dudi Supriadi, bersama tim program dan tim advertiser. Suasana pertemuan berlangsung hangat, penuh semangat, dan sarat dengan visi yang sama—bagaimana kebaikan tidak hanya berhenti sebagai wacana, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang berada jauh dari pusat kota dan akses pembinaan.
Tim Ruang Baik mendengarkan secara seksama pemaparan mengenai berbagai program yang selama ini telah dijalankan oleh LAZ Kabupaten Ciamis. Dari program pemberdayaan umat, sosial kemasyarakatan, hingga berbagai bentuk layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, semua menjadi gambaran bahwa lembaga ini tumbuh dengan fondasi pengabdian yang kuat. Dari ruang diskusi itu lahir keyakinan bahwa ketika dua lembaga yang memiliki ruh perjuangan yang sama bertemu, maka akan tercipta gelombang kebaikan yang lebih besar.
Ketua Ruang Baik kemudian memaparkan maksud dan tujuan silaturahim tersebut, yaitu membuka pintu kolaborasi kebaikan yang berkelanjutan. Sebab di tengah luasnya kebutuhan umat, tidak ada ruang bagi berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi adalah jalan terbaik agar manfaat bisa menjangkau lebih banyak hati, lebih banyak rumah, dan lebih banyak pelosok yang selama ini belum tersentuh secara maksimal oleh program-program sosial dan dakwah.
InsyaAllah, ke depan Ruang Baik akan berkolaborasi bersama LAZ Hidayah Berbagi dalam sejumlah program strategis, di antaranya Berbagi Al-Qur’an dan Berbagi Iqro, yang akan disalurkan hingga ke pelosok desa, kampung-kampung terpencil, hingga wilayah pedalaman Ciamis dan Priangan Timur, Ini bukan hanya tentang membagikan mushaf atau buku belajar membaca Al-Qur’an, tetapi tentang menyalakan cahaya ilmu, membangkitkan semangat belajar generasi muda, serta menghadirkan harapan baru di tempat-tempat yang selama ini minim akses pembelajaran keislaman.
Dengan wilayah 27 kecamatan yang tersebar luas, Ciamis menyimpan banyak titik yang membutuhkan sentuhan nyata. Ada anak-anak yang belajar mengaji dengan mushaf lusuh, ada santri yang bergantian menggunakan Iqro karena keterbatasan sarana, dan ada kampung-kampung yang menunggu hadirnya perhatian. Kolaborasi ini hadir untuk menjawab panggilan itu—membawa cahaya hingga ke tempat yang jauh, mengetuk pintu-pintu sederhana, dan menyapa mereka yang selama ini hanya bisa berharap dalam diam.
Semoga langkah awal silaturahim ini menjadi pembuka jalan bagi gelombang kebaikan yang lebih besar. Sebab ketika niat baik dipertemukan, ketika tangan-tangan kebaikan saling menggenggam, maka yang lahir bukan sekadar program—melainkan gerakan kemanusiaan yang heroik, yang turun langsung ke tengah masyarakat, menembus pelosok, menyentuh yang lemah, menguatkan yang membutuhkan, dan menjadi bukti bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya untuk hadir, bahkan hingga ke sudut-sudut Ciamis yang paling jauh sekalipun.
Dokumentasi lainnya :






