8 Mei 2026 9:31 am

Dari Pangandaran ke Tasikmalaya, Membawa Cahaya Kalamullah

Dari Pangandaran ke Tasikmalaya, Membawa Cahaya Kalamullah
Hari keempat Ekspedisi Kebaikan, langkah tim Ruang Baik terus menembus jarak, waktu, dan lelah yang mulai terasa di sekujur badan. Empat hari penuh perjalanan lintas kota dan kabupaten telah dilalui, menyusuri jalan panjang, menembus panas, hujan, serta medan yang tak selalu mudah. Namun setiap letih seakan terbayar lunas ketika melihat senyum anak-anak dan semangat para pencinta Al-Qur’an yang menyambut kehadiran tim dengan penuh harap.

Perjalanan hari itu dimulai di wilayah Pangandaran tepatnya di SMA Ma’arif Pangandaran tempat tumbuhnya generasi muda yang tak hanya belajar ilmu dunia, namun juga menanamkan kecintaan pada Kalamullah. Di sekolah ini, para siswa memiliki program *BBQ (Belajar Baca Qur’an) yang rutin dilaksanakan setiap pekan, ditambah berbagai kegiatan kerohanian yang menguatkan karakter dan akhlak mereka. Tim Ruang Baik hadir menyalurkan Al-Qur’an sebagai bagian dari ikhtiar membersamai lahirnya generasi Qur’ani yang kelak akan menerangi sekitarnya.

Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju *SD As Salam, di mana wajah-wajah kecil penuh antusias telah menunggu sejak pagi. Anak-anak itu menyambut kedatangan tim dengan mata berbinar, seolah sedang menanti hadiah terindah. Bukan sekadar menerima mushaf Al-Qur’an dan buku Iqro, mereka menerima harapan baru untuk belajar lebih dekat dengan ayat-ayat Allah. Semangat itu juga terasa saat tim melanjutkan penyaluran buku Iqro kepada anak-anak **PAUD Nurul Huda Pangandaran*, menghadirkan kebahagiaan sederhana yang begitu membekas di hati para relawan.

Namun perjalanan hari keempat bukan tanpa ujian. Tim harus kembali menempuh jalur panjang melewati bebukitan Ciamis dan Banjar, jalan berliku dengan medan yang cukup menguras tenaga, sebelum akhirnya tiba di Tasikmalaya. Dalam perjalanan panjang itu, tubuh mulai meminta istirahat, mata mulai berat, dan tenaga perlahan menipis. Tetapi satu keyakinan terus menguatkan langkah: selama masih ada tangan kecil yang menanti Al-Qur’an, selama masih ada santri yang haus ilmu, perjalanan ini belum boleh berhenti.

Sesampainya di Tasikmalaya, tim melipir ke Pondok Pesantren Ibnu Siena, bertemu para pimpinan, asatidz, serta para santri-santriwati yang menyambut hangat kedatangan rombongan. Penyaluran Al-Qur’an dilakukan dengan penuh khidmat, menghadirkan harapan agar setiap lembar mushaf yang dibagikan menjadi jalan lahirnya hafidz dan hafidzah penjaga Kalamullah. Perjalanan kemudian berlanjut ke Pondok Pesantren Ibadurrohman, tempat tim tak hanya menyalurkan Al-Qur’an, tetapi juga berbagi motivasi, menyampaikan peluang-peluang kebaikan, serta menguatkan semangat para santri untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat yang dibaca, dihafal, dan diamalkan setiap hari.

Dari sudut pandang para relawan, hari keempat ini adalah titik di mana raga benar-benar diuji. Empat hari penuh berada di jalan, berpindah dari satu kota ke kota lain, telah menguras banyak tenaga. Namun justru di tengah kelelahan itu, hati semakin yakin bahwa perjalanan ini bukan sekadar ekspedisi—ini adalah panggilan pengabdian. Sebab setiap peluh yang jatuh, setiap kilometer yang ditempuh, dan setiap lelah yang dipeluk dengan sabar, insyaAllah menjadi saksi bahwa kebaikan selalu menemukan jalannya untuk sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Dokumentasi kegiatan :
-

-

-

-

Blog Post Lainnya
-
Kontak Kami
info@ruangbaik.com
Perumahan Arco, Jl. Rambutan No 16 Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Jawa Barat 16518
0851-1124-6776
0851-1122-6776
0813-8407-0649
Ikuti Kami di
-
@2026 Yayasan Ruang Baik Bersama Inc.