
Ramadhan selalu membawa cerita tentang harapan dan kebahagiaan. Di Kepulauan Maluku, kebahagiaan sederhana itu terlihat dari wajah-wajah anak yang bersinar ketika menerima hadiah yang sangat berarti bagi mereka: sebuah Al-Qur’an baru. Bagi anak-anak di pelosok kepulauan, mushaf Al-Qur’an bukan sekadar buku bacaan, melainkan cahaya yang menuntun langkah mereka dalam belajar dan mendekatkan diri kepada Allah. “Beta senang skali dapat Al-Qur’an ini. Terima kasih banyak par orang-orang baik dari Jakarta, dari Ruang Baik,” ucap salah satu anak dengan wajah penuh haru. Kalimat sederhana itu terucap dengan begitu tulus, menggambarkan betapa berharganya Al-Qur’an yang mereka terima. Bagi mereka, hadiah itu bukan hanya tentang sebuah mushaf baru, tetapi juga tentang perhatian dan kepedulian dari orang-orang baik yang jauh di sana.
Ramadhan 1447 H menjadi momen istimewa karena sejak awal bulan puasa, relawan Ruang Baik yang berada di Ambon dan sekitarnya melakukan perjalanan panjang menjangkau berbagai wilayah di Maluku. Mereka menyusuri pulau-pulau dan desa-desa yang tidak selalu mudah dijangkau. Perjalanan yang ditempuh tidak hanya melewati jalan darat yang panjang, tetapi juga menyeberangi lautan dengan perahu kecil, menantang ombak dan cuaca yang tak selalu bersahabat. Salah satu perjalanan tersebut membawa relawan menuju Dusun Olas, Desa Loki, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, hingga menjangkau wilayah di Kabupaten Seram Bagian Timur. Untuk sampai ke sana, relawan harus melewati perjalanan berjam-jam, menyusuri jalan yang berliku, bahkan sebagian wilayah hanya dapat dijangkau dengan transportasi sederhana. Namun setiap langkah terasa ringan karena mereka tahu ada anak-anak yang menanti dengan harapan besar. Perjalanan kebaikan ini juga menyentuh berbagai kalangan masyarakat. Al-Qur’an disalurkan kepada Pengurus Masjid di Dusun Tanah Goyang, Kabupaten Seram Bagian Barat, serta kepada para mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN A.M. Sangadji Ambon yang turut menjadi bagian dari upaya menghidupkan semangat belajar Al-Qur’an di tengah masyarakat pedalaman. Tak hanya itu, kebaikan juga sampai kepada siswa-siswi Muslim di SMA Negeri 3 Ambon yang sedang mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan.
pembagian Al Quran Santri Ambon
perwakilan guru ngaji pedalaman Seram BagianTimur
anak anak Dusun Olas desa Loki Seram Barat Maluku
Di setiap tempat yang dikunjungi, senyum dan rasa syukur selalu menyambut kedatangan relawan. Anak-anak dengan penuh semangat membuka lembar demi lembar Al-Qur’an baru mereka. Bagi sebagian dari mereka, ini adalah mushaf pertama yang mereka miliki sendiri. Momen itu menjadi pengingat bahwa sesuatu yang mungkin sederhana bagi sebagian orang, bisa menjadi hadiah yang sangat berarti bagi orang lain. Perjalanan ini mungkin penuh tantangan—melewati laut, menembus jarak, dan menjangkau wilayah yang jauh dari pusat kota. Namun semua kelelahan seakan terbayar ketika melihat mata anak-anak yang berbinar saat memeluk Al-Qur’an baru mereka. Semoga setiap huruf yang mereka baca kelak menjadi cahaya pahala yang terus mengalir bagi orang-orang baik yang telah menghadiahkan Al-Qur’an ini, menjadikan Ramadhan 1447 H sebagai saksi hadirnya kebaikan yang sampai hingga ke pelosok Kepulauan Maluku.







