18 September 2026 1:41 pm

Empat Tahun Berlalu, Sumur Wakaf di Wameo Masih Mengalir dan Kembali Dicek untuk Hadapi Kekeringan

Empat Tahun Berlalu, Sumur Wakaf di Wameo Masih Mengalir dan Kembali Dicek untuk Hadapi Kekeringan
Sulawesi Tenggara — Empat tahun bukan waktu yang sebentar. Namun sebuah sumur bor yang dibangun melalui dukungan donatur untuk Yayasan Al-Qur’an Center di Kelurahan Wameo, Kecamatan Batupoaro, Sulawesi Tenggara, masih menunjukkan manfaatnya hingga hari ini. Sumur yang dahulu dibangun dengan kedalaman 14 meter tersebut kembali diperiksa oleh tim Ruang Baik untuk memastikan kondisinya setelah digunakan selama bertahun-tahun. **Masya Allah, airnya masih mengalir hingga kini.

Pada 2022, sumur tersebut dibangun untuk menjawab kebutuhan air bersih di lingkungan yayasan. Saat itu, akses terhadap air tawar menjadi salah satu tantangan yang dirasakan oleh para santri dan masyarakat di sekitar. Kehadiran sumur bor kemudian menjadi bagian penting dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan para santri hingga kebutuhan masyarakat sekitar yayasan.

Empat tahun kemudian, tim Ruang Baik kembali melakukan pengecekan. Bukan sekadar untuk melihat apakah bangunan sumur masih berdiri, tetapi untuk memastikan apakah sumber air yang dahulu dihadirkan melalui kebaikan para donatur masih memberikan manfaat. Di tengah kondisi wilayah yang mulai menghadapi kekeringan, pengecekan ini menjadi semakin penting. Dan dari hasil pengecekan tersebut, kabar baik datang: sumur dengan kedalaman 14 meter itu masih mengalir.

“Alhamdulillah, sampai saat ini manfaatnya masih sangat kami rasakan, bukan hanya oleh seluruh santri, tetapi juga masyarakat sekitar lingkungan yayasan. Lokasi kami memang cukup sulit mendapatkan air tawar, sehingga bantuan sumur bor ini sangat kami butuhkan untuk aktivitas sehari-hari,” ungkap pengurus Yayasan Al-Qur’an Center.

Namun, kondisi alam yang terus berubah membuat keberadaan sumber air ini perlu mendapatkan perhatian. Memasuki penghujung Agustus 2026, informasi mengenai kekeringan yang mulai melanda wilayah sekitar kembali diterima oleh tim Ruang Baik. Karena itu, selain memastikan sumur masih berfungsi, pengecekan juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk melihat kondisi sumber air dan kemungkinan kebutuhan penguatan agar manfaatnya dapat terus dipertahankan.

Bagi Ruang Baik, kisah sumur di Wameo menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak selalu selesai ketika bantuan disalurkan. Empat tahun lalu, para donatur menitipkan kebaikan melalui pembangunan sumur sedalam 14 meter. Hari ini, ketika sumur tersebut kembali dicek, airnya masih mengalir dan manfaatnya masih dirasakan. “Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh donatur. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur serta kami berharap kegiatan atau bantuan seperti ini dapat terus berjalan bagi pondok pesantren di seluruh Indonesia,” tutur pengurus Yayasan Al-Qur’an Center.

Empat tahun berlalu. Sumur itu masih mengalir. Dari Wameo, Sulawesi Tenggara, kita kembali melihat bagaimana sebuah kebaikan yang ditanam pada 2022 dapat terus menghadirkan manfaat hingga 2026. Di tengah ancaman kekeringan, Ruang Baik bersama para donatur terus berikhtiar menjaga agar sumber air ini tetap menjadi bagian dari kehidupan para santri dan masyarakat. Sebab ketika air terus mengalir, insya Allah, pahala dari kebaikan yang dititipkan pun terus mengalir.

Kegiatan para santri di Al-Qur’an Center Wameo :
-

-

-

-

-

-

-

Blog Post Lainnya
-
Kontak Kami
info@ruangbaik.com
Perumahan Arco, Jl. Rambutan No 16 Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Jawa Barat 16518
0851-1124-6776
0851-1122-6776
0813-8407-0649
Ikuti Kami di
-
@2026 Yayasan Ruang Baik Bersama Inc.