
Pagi hingga siang menjadi waktu bagi banyak orang untuk terus bergerak mencari penghasilan. Di tengah teriknya matahari dan padatnya aktivitas jalanan, para pejuang keluarga tetap berusaha menjalankan pekerjaannya. Ada pengemudi ojek online yang menunggu orderan, penjual yang mendorong gerobaknya, tukang parkir yang berjaga di tepi jalan, hingga buruh harian yang mengandalkan tenaga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Namun, perjuangan mereka tidak selalu berjalan mudah. Cuaca yang begitu panas menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang harus bekerja di luar ruangan. Di sisi lain, sepinya orderan membuat sebagian pengemudi ojek online harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan penghasilan. Meski demikian, mereka tetap bertahan karena ada kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi.
Melihat kondisi tersebut, pada Selasa, 6 Oktober 2026, Tim Ruang Baik turun langsung Sebanyak 100 kotak nasi dibagikan kepada para pejuang keluarga yang ditemui di kawasan Parung dan Bojongsari, Depok. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar Ruang Baik untuk menghadirkan kepedulian secara langsung kepada masyarakat yang tengah berjuang mencari nafkah.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan makanan diberikan kepada sejumlah pengemudi ojek online, penjual gerobakan, tukang parkir, buruh harian, serta masyarakat lain yang ditemui di sepanjang jalan. Mereka adalah orang-orang yang setiap hari menghabiskan waktu dan tenaga untuk bekerja, meskipun penghasilan yang diperoleh tidak selalu dapat dipastikan.
Sejumlah pengemudi ojek online yang menerima nasi box mengaku telah mengambil orderan sejak pagi. Namun, hingga menjelang siang, pelanggan yang didapat masih sepi. “Dari pagi sudah ambil orderan, tapi masih sepi,” ujar salah seorang pengemudi ojol. Di tengah cuaca panas dan ketidakpastian mendapatkan pelanggan, mereka tetap bertahan menunggu peluang untuk memperoleh penghasilan.
Di balik aktivitas mereka, ada keluarga yang menanti di rumah. Ada kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi, anak-anak yang perlu diperhatikan, serta tanggung jawab yang membuat mereka terus melangkah meski lelah. Bagi para penjual gerobakan, tukang parkir, dan buruh harian, setiap waktu yang dihabiskan untuk bekerja merupakan bagian dari ikhtiar agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi.
Bagi sebagian orang, makan siang mungkin hanya menjadi rutinitas. Namun, bagi mereka yang sejak pagi bekerja di bawah terik matahari, satu kotak nasi dapat menjadi jeda sederhana di tengah panjangnya perjuangan. Setidaknya, ada makanan yang bisa dinikmati sebelum kembali melanjutkan pekerjaan. Bantuan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi diharapkan dapat menghadirkan rasa diperhatikan bagi mereka yang setiap hari berjuang di jalanan.
Melalui Gerakan Berbagi Makan, Ruang Baik ingin terus menumbuhkan semangat kepedulian dengan cara yang sederhana: berbagi makanan, menyapa, dan hadir langsung di tengah masyarakat. Ruang Baik meyakini bahwa kebaikan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, sebungkus nasi yang diberikan dengan tulus dapat menjadi bentuk perhatian sekaligus pengingat bahwa perjuangan mereka tidak luput dari kepedulian sesama.
Ruang Baik berharap Gerakan Berbagi Makan dapat terus menjangkau lebih banyak pejuang keluarga di berbagai tempat. Terima kasih kepada para donatur dan seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam menghadirkan kebaikan ini. Semoga setiap kotak makanan yang dibagikan menjadi keberkahan, menguatkan langkah mereka dalam mencari nafkah, serta menjadi amal jariyah bagi siapa pun yang ikut menebarkan kebaikan.






