
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram, ratusan mushaf Al-Qur'an dari Ruang Baik berhasil disalurkan kepada masyarakat di Banda Neira, Kepulauan Maluku. Penyaluran ini diwakili oleh tokoh masyarakat Ambon yang menjadi perpanjangan tangan Tim Ruang Baik untuk memastikan amanah para donatur dapat diterima oleh mereka yang membutuhkan. Momentum Muharram menjadi pengingat bahwa hijrah terbaik adalah semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
Penyaluran Al-Qur'an dilakukan dalam sebuah talkshow keislaman yang dihadiri puluhan ibu-ibu serta para guru ngaji dari berbagai wilayah di Banda Neira. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan begitu terasa ketika para peserta berkumpul dengan semangat yang sama, yaitu memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an. Di akhir kegiatan, ratusan mushaf Al-Qur'an diserahkan kepada para perwakilan untuk kemudian dibawa dan dimanfaatkan di wilayah masing-masing.
Sebanyak 18 desa/negeri mengirimkan perwakilannya untuk menerima amanah tersebut. Khusus Pulau Banda Neira, hadir perwakilan dari enam desa, yaitu Dwiwarna, Kampung Baru, Merdeka, Nusantara, Rajawali, dan Tanah Rata. Kehadiran para guru ngaji dan tokoh masyarakat dari berbagai negeri menjadi bukti bahwa semangat mempelajari Al-Qur'an terus tumbuh dan menyatukan masyarakat di kepulauan yang kaya akan sejarah tersebut.
Mushaf-mushaf Al-Qur'an yang disalurkan diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi para santri, majelis taklim, serta masyarakat di setiap desa. Dari tangan para guru ngaji dan ibu-ibu yang hadir, amanah ini akan diteruskan kepada anak-anak, keluarga, dan lingkungan sekitar sehingga semakin banyak yang dapat membaca, mempelajari, dan mengamalkan isi Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Terima kasih kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan yang telah mempercayakan wakaf Al-Qur'annya melalui Ruang Baik. Setiap mushaf yang sampai ke Banda Neira bukan sekadar sebuah buku, melainkan cahaya ilmu yang akan terus hidup di setiap lantunan ayat yang dibaca. Semoga Allah SWT menerima amal jariyah para pewakaf, melimpahkan keberkahan kepada masyarakat Banda Neira, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai penerang hati dan penguat persaudaraan di seluruh pelosok negeri.





