
Bertahun-tahun, jamaah Masjid Jami' Al-Ikhlas di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan harus menghadapi keterbatasan air bersih, terutama saat musim kemarau. Sumur galian yang menjadi satu-satunya sumber air sering kali mengering, sehingga jamaah kesulitan berwudhu dan masyarakat sekitar harus mencari air hingga ke lokasi yang cukup jauh.
Melihat kondisi tersebut, Ruang Baik menghadirkan program Pembangunan Sumur Bor sebagai solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi jamaah masjid dan masyarakat sekitar. Program ini merupakan bagian dari ikhtiar Ruang Baik dalam menghadirkan akses air bersih yang layak, sekaligus mendukung aktivitas ibadah dan kehidupan masyarakat.
Masjid Al-Ikhlas telah berdiri lebih dari 30 tahun dan menjadi satu-satunya masjid jami' di Desa Tanjung Agung. Selain digunakan untuk salat berjamaah lima waktu, masjid ini menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembelajaran Al-Qur'an bagi anak-anak setiap selesai salat Magrib, pengajian rutin bapak-bapak setiap malam Jumat, kajian keislaman, hingga tempat singgah para musafir yang melintas di wilayah tersebut.
Namun, di balik ramainya aktivitas masjid, persoalan air bersih menjadi tantangan yang telah lama dirasakan. Selama ini jamaah hanya mengandalkan sumur galian. Air yang dipompa pada pagi hari biasanya sudah habis menjelang sore, sehingga jamaah harus menunggu hingga keesokan harinya agar sumur kembali terisi. Saat musim kemarau tiba, kondisi menjadi lebih sulit. Tidak sedikit warga yang terpaksa membeli air atau berjalan cukup jauh hanya untuk mendapatkan air bersih demi berwudhu dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Masyarakat di desa yang dihuni sekitar 270 kepala keluarga ini sangat berharap hadirnya sumber air yang lebih stabil. Bagi pengurus masjid, kedalaman sumur bukanlah hal yang utama. Harapan terbesar mereka adalah tersedianya air bersih yang mengalir secara konsisten sehingga jamaah tidak lagi khawatir kehabisan air ketika hendak beribadah.
Melalui dukungan para donatur, Ruang Baik kini tengah membangun sumur bor sebagai solusi jangka panjang. Proses pengeboran sumur no. 93 kini telah mencapai kedalaman lebih dari 40 meter. Meski demikian, tim masih menghadapi tantangan karena harus menembus lapisan bebatuan yang cukup keras. Upaya pengeboran terus dilakukan agar sumber air bersih dapat segera ditemukan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Apabila sumur bor ini telah berfungsi, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh jamaah masjid. Anak-anak yang setiap hari belajar Al-Qur'an akan lebih nyaman mengikuti kegiatan mengaji, para musafir dapat beristirahat dan beribadah tanpa kesulitan memperoleh air bersih, serta masyarakat sekitar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada sumur galian saat musim kemarau. Bahkan, air dari sumur bor ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membantu menyiram tanaman perkebunan warga sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Program ini menjadi sumur bor pertama yang hadir di Desa Tanjung Agung. Kehadirannya diharapkan tidak hanya menjadi sumber air bersih, tetapi juga menjadi sumber kehidupan yang menghidupkan kembali aktivitas masjid, memperkuat kebersamaan masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.
Terima kasih kepada seluruh Ayah, Bunda, dan Sahabat Baik yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Ruang Baik. Berkat kepedulian Anda, harapan yang selama ini dinanti oleh jamaah Masjid Al-Ikhlas dan masyarakat Desa Tanjung Agung kini mulai terwujud. Semoga setiap tetes air yang kelak mengalir dari sumur ini menjadi amal jariyah yang tak terputus, mengalirkan manfaat bagi setiap orang yang berwudhu, beribadah, belajar Al-Qur'an, hingga memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan Ayah, Bunda, dan Sahabat Baik dengan pahala yang berlipat ganda serta keberkahan di dunia dan akhirat. Aamiin ya Rabbal 'Alamin.





