
Depok, 22 Juli 2026 – Perjuangan mengejar pendidikan terkadang harus dihadapkan pada ujian yang tidak pernah direncanakan. Hal itulah yang kini dirasakan Asma Mahmudah, putri bungsu Pak Puguh, Ketua Komunitas Tuna Netra yang beberapa waktu lalu mengalami stroke dan kini sudah tidak lagi dapat bekerja.
Sebelumnya, Ruang Baik telah memberikan bantuan berupa kursi roda dan biaya pengobatan untuk mendukung proses pemulihan Pak Puguh dan kini sudah berangsur pulih. Kini, Ruang Baik kembali hadir dengan memberikan bantuan biaya pendidikan agar Asma dapat melanjutkan kuliahnya yang telah memasuki semester tujuh.
Sejak sang ayah jatuh sakit, kondisi ekonomi keluarga berubah drastis. Sumber penghasilan terhenti, sementara kebutuhan pengobatan dan biaya pendidikan terus berjalan. Meski begitu, Asma memilih untuk tidak menyerah. Di sela-sela kuliahnya, ia aktif mencari informasi beasiswa dan mengajar di sebuah PAUD agar tetap bisa membiayai pendidikannya.
"Saya ingin terus melanjutkan kuliah karena sekarang sudah memasuki semester tujuh dan tinggal sedikit lagi menuju kelulusan. Rasanya sayang sekali kalau harus berhenti di tengah jalan. Selama ini saya juga berusaha mencari beasiswa dan mengajar di PAUD untuk membantu biaya kuliah. Alhamdulillah, bantuan dari Ruang Baik sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi saya untuk terus melangkah sampai lulus," kata Asma.
Pada Rabu, 22 Juli 2026, tim Ruang Baik menyerahkan bantuan biaya pendidikan untuk membantu pembayaran kuliah Asma di semester tujuh yang sudah jatuh tempo bulan Juli ini. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memastikan perjuangan Asma menuju gelar sarjana tidak terhenti di tengah jalan.
Bagi Ruang Baik, setiap anak berhak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan, meski sedang menghadapi kondisi yang tidak mudah. Dukungan ini menjadi bagian dari ikhtiar agar mimpi Asma tetap hidup, sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian sekecil apa pun bisa memberi dampak besar bagi masa depan seseorang.




