17 Februari 2026 6:50 am

Menembus Lautan, Mengantar Cahaya: 10.000 Al-Qur’an untuk Santri Pelosok Maluku

Menembus Lautan, Mengantar Cahaya: 10.000 Al-Qur’an untuk Santri Pelosok Maluku
Awal Ramadhan 1447 H menjadi momen yang kembali menggetarkan hati. Di saat sebagian dari kita menyambut bulan suci dengan mushaf yang rapi tersimpan di rumah, di pelosok Maluku ada santri-santri yang masih membaca Al-Qur’an dengan lembaran yang mulai pudar, bahkan harus bergantian karena keterbatasan.

Tahun ini, Ruang Baik kembali menghadirkan senyuman itu.

-
Sebanyak 10.000 eksemplar—terdiri dari 5.000 Al-Qur’an dan 5.000 buku Iqro—diberangkatkan melalui perjalanan panjang. Bukan perjalanan biasa. Mushaf-mushaf itu harus menempuh jalur darat, pelabuhan, lalu menyebrangi lautan menuju pulau-pulau di Provinsi Maluku. Distribusi akan menjangkau 11 wilayah:
Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya, Buru, Buru Selatan, Kepulauan Tanimbar, serta Kota Ambon dan Kota Tual. Wilayah yang sebagian besar merupakan hamparan laut ini menyimpan tantangan tersendiri. Cuaca yang berubah cepat, akses transportasi terbatas, hingga jarak antar pulau yang tidak singkat menjadi bagian dari perjuangan. Namun di balik itu semua, ada harapan yang lebih besar: menghadirkan cahaya Al-Qur’an hingga ke penjuru negeri.
-
Beberapa tahun lalu, tim Ruang Baik pernah terjun langsung ke Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Ambon, Maluku Tengah dan wilayah lainnya. Mereka menyaksikan sendiri bagaimana anak-anak duduk melingkar di surau sederhana, membaca dengan penuh semangat meski mushafnya sudah lusuh. Dari sanalah tekad itu tumbuh—bahwa Ramadhan, bulan Al-Qur’an, harus benar-benar dirasakan oleh mereka.

Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Di bulan inilah pahala dilipatgandakan. Bersedekah mushaf bukan sekadar memberi buku, tetapi menghadirkan amal jariyah yang tak terputus. Setiap huruf yang dibaca, setiap ayat yang dihafal, setiap doa yang dipanjatkan dari mushaf yang disedekahkan—akan menjadi aliran pahala yang terus hidup.
-
Bayangkan, di sebuah pulau kecil di Maluku, seorang santri membuka mushaf baru di malam pertama tarawih. Ia mengeja huruf demi huruf dengan mata berbinar. Dari situlah cahaya itu menyala—cahaya ilmu, cahaya harapan, cahaya masa depan. Ramadhan 1447 H ini, Ruang Baik ingin kembali memastikan bahwa cahaya itu tidak redup. Bahwa di pelosok negeri pun, Al-Qur’an tetap bergema.

Karena sejatinya, menghadirkan mushaf ke tangan para santri bukan hanya tentang distribusi. Ini tentang menjaga generasi Qur’ani. Ini tentang memastikan bahwa setiap pulau, setiap pesisir, setiap kampung, tetap memiliki cahaya Al-Qur’an yang menyala di bulan suci.

Semoga setiap lembar yang dibuka menjadi saksi kebaikan.
Semoga setiap huruf yang terlantun menjadi pahala yang terus mengalir.
Dan semoga Ramadhan kali ini benar-benar menjadi bulan Al-Qur’an bagi kita semua.
Blog Post Lainnya
-
Kontak Kami
info@ruangbaik.com
Perumahan Arco, Jl. Rambutan No 16 Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Jawa Barat 16518
0851-1124-6776
0851-1122-6776
0813-8407-0649
Ikuti Kami di
-
@2026 Yayasan Ruang Baik Bersama Inc.